You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas LH Tangani Sampah Badan Air dari Hulu hingga Hilir
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Saringan Sampah TB Simatupang Dioptimalkan Kurangi Risiko Banjir

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terus memperkuat pengurangan risiko banjir melalui penanganan sampah di badan air secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

"Sampah yang terkumpul kemudian diangkut secara berkala,"

Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengoptimalkan pengoperasian Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) sebagai penyaring awal sampah kiriman sebelum memasuki aliran sungai di wilayah Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, peningkatan intensitas hujan berpotensi membawa sampah dari wilayah hulu dan menyebabkan penyumbatan sungai maupun saluran air. Untuk itu, SSTBS dioptimalkan sebagai garda terdepan dalam menahan sampah agar tidak memperparah kondisi banjir di Jakarta.

Pramono Ungkap Curah Hujan Tinggi di Jakarta Capai 267 Milimeter per Hari

“Melalui SSTBS, material padat seperti plastik, kayu, dan jenis sampah lainnya dapat tertahan sejak awal. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut secara berkala oleh petugas agar tidak terjadi penumpukan dan aliran air tetap lancar,” ujarnya, Jumat (23/1).

Menurutnya, penanganan ini menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah badan air sejak titik perbatasan kota. Dengan demikian, penanganan sampah pada musim hujan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Ia menyampaikan, selain mengoperasikan SSTBS, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menerapkan pola penanganan khusus selama musim penghujan dengan menyiagakan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir.

Upaya tersebut diperkuat dengan optimalisasi 29 unit saringan sampah otomatis, serta dukungan sarana pendukung berupa kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portable.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, kami juga menyiagakan 1.790 Pasukan Orange. Asep mengungkapkan, Pasukan Orange UPS BA Dinas LH DKI Jakarta juga melakukan penanganan dan pengangkutan sampah di rumah pompa DSDA serta membantu evakuasi warga korban banjir.

“Personel juga didukung sarana dan prasarana berupa 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, 25 bus toilet, dan 48 toilet portable, serta ribuan peralatan kerja seperti cangkrang, cangkul, sapu, dan plastik sampah,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berkomitmen melakukan penanganan sampah secara cepat, terintegrasi, dan terkoordinasi guna mendukung pemulihan lingkungan, khususnya di wilayah terdampak banjir. Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam menekan risiko banjir.

“Dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya, masyarakat turut berperan menjaga lingkungan sekaligus bersama-sama mengurangi risiko banjir di Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye20572 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1814 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1218 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1163 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1081 personFakhrizal Fakhri